Hidupkatolik.com
home / teropong

Makna Pahlawan

Minggu, 11 November 2012 16:09 WIB
teropong-pahlawan-hidup-katolik.jpg
HIDUPKATOLIK.com - Masyarakat Indonesia memperingati 10 November sebagai hari pahlawan. Pada tanggal ini kepala negara memberikan gelar kepahlawanan kepada sejumlah tokoh yang telah meninggal dunia, dan membagikan bintang penghargaan pada sejumlah orang yang dianggap telah berjasa memajukan Indonesia.

Apa kaitan pemberian gelar dan bintang jasa dengan tanggal 10 November? Tak banyak yang bisa menjelaskan. Yang jelas awal dijadikannya 10 November sebagai hari pahlawan berkaitan dengan peristiwa pertempuran di Surabaya pada 10 November 1945. Saat itu, terjadi pertempuran antara para pemuda Indonesia melawan tentara Sekutu. Sebuah pertempuran besar pertama setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.

Pahlawan di masa sebelum hingga zaman kemerdekaan diartikan sebagai seseorang yang membela tanah air sepenuh jiwa dan raga. Lantas, apa arti pahlawan saat ini? Banyak orang mengaku jadi pahlawan, tapi ada banyak orang biasa yang berjuang untuk perbaikan orang dan lingkungan sekitar tanpa merasa menjadi pahlawan. Pengertian pahlawan membutuhkan reinterpretasi.

Beberapa waktu lalu, terjadi kontroversi untuk pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada sejumlah calon. Berbagai pendapat muncul terhadap mereka. Ada yang mengatakan ia memiliki jasa yang begitu besar terhadap Indonesia sehingga pantas mendapatkan, terlepas melihat sisi lain dari kehidupannya, tetapi ia dikatakan memang pantas mendapat gelar pahlawan. Pendapat lain mengatakan, perbuatannya sungguh tidak pantas bila ia diberi gelar pahlawan, terutama bagi orangorang yang merasakan pahitnya hidup pada zaman tersebut.

Mungkin di era globalisasi seperti sekarang ini, kita sudah sulit menemukan pahlawan sebagaimana sosok pahlawan yang dikenal dalam pelajaran sejarah saat di sekolah dasar dulu. Sudah sulit menemukan sosok pahlawan yang identik dengan pertempuran dan peperangan besar. Apalagi sosok yang bersedia membela bangsa, mengharumkan nama besar Indonesia di kancah Internasional dengan meneteskan darah.

Dalam olahraga, media massa kerap memberitakan para atlet yang berjuang untuk Indonesia, pelajar yang memenangkan meraih medali emas Olimpiade Fisika atau Matematika, atau penyanyi yang merebut penghargaan internasional. Belakangan ada acara TV yang membuat malam anugerah untuk pahlawan Indonesia. Pengertian tentang pahlawan mengalami pergeseran makna.

Arti kepahlawanan kini lebih luas. Setiap orang bisa saja disebut sebagai pahlawan apabila dia berkorban berusaha mengubah suatu keadaan menjadi lebih baik. Di zaman sekarang, pahlawan tidak selalu identik dengan pengorbanan harta atau nyawa.

Bisa saja seorang jaksa, hakim, atau polisi disebut sebagai pahlawan apabila dia menolak disuap untuk memenangkan suatu perkara. Sebaliknya dia akan disebut sebagai pengkhianat apabila menerima suap tersebut. Zaman sekarang tidak mudah untuk menolak suatu suap. Butuh iman kuat untuk menolak uang milyaran rupiah yang besarnya jauh berkali-kali lipat dari gaji yang diterima tiap bulan. Zaman sekarang tak banyak orang memiliki iman dan tekad kuat untuk selalu berbuat adil dan menganggap suap adalah perbuatan yang merugikan banyak orang.

Artinya, nilai kepahlawanan di mana korupsi merajalela seperti saat ini juga bisa melekat pada seorang abdi negara yang menjalankan tugasnya dengan baik. Orang seperti ini mungkin tak pernah mendapat medali atau penghargaan, apalagi gelar sebagai Pahlawan Nasional. Sesungguhnya orang seperti ini sangat langka di zaman ini.

Figur pahlawan yang ”gagah perkasa” kini langka. Namun, kita mesti berbesar hati bahwa sifat-sifat kepahlawanan masih banyak bisa kita jumpai pada orang-orang di sekitar kita. Mereka biasanya memiliki keberanian untuk mengatakan apa adanya, keperkasaan untuk membela yang lemah, kerelaan berkorban kepada orang di sekitarnya terutama yang kurang beruntung, dan memiliki watak kekesatriaan, yaitu jujur dan bertanggungjawab.

Stanley Adi Prasetyo



Share on Facebook || Share on Twitter
Berita Lainnya
Full Site