Hidupkatolik.com
home / renungan

Maria dan Yudas: Renungan Senin, 25 Maret 2013

Sabtu, 23 Maret 2013 22:53 WIB
Maria-dan-Yudas.jpg
HIDUPKATOLIK.com - Pekan Suci; Yes 42:1-7; Mzm 27; Yoh 12:1-11

Injil Yohanes mengemas kisah pengurapan Yesus secara berbeda. Peristiwa ini dikisahkan terjadi di Betania, tepatnya di rumah Lazarus, Maria, dan Marta, pada malam sebelum Yesus masuk ke Yerusalem untuk menyongsong penderitaan-Nya. Saat itu diadakan perjamuan bagi Yesus dan para murid-Nya. Lazarus turut makan bersama mereka, sementara Marta melayani para tamu dengan gembira. Dalam kesempatan itulah Maria mengurapi kaki Yesus dengan minyak narwastu murni. Tindakannya terasa kurang lazim, sebab raja atau tamu terhormat biasanya diurapi di bagian kepala, bukan kaki.

Maria memakai minyak dengan harga super mahal. Karena itu muncul reaksi negatif dari Yudas. Menurutnya, lebih baik minyak itu dijual dan uangnya dibagikan kepada orang miskin. Sikap yang mulia? Bukan. Yudas sebenarnya mengincar uang itu untuk dikorupsi.

Kasih dan penghormatan terhadap pribadi yang luhur, yang sesaat lagi akan wafat. Itulah makna pengurapan yang dilakukan Maria. Tak heran ia memakai minyak yang mahal dan yang diurapi adalah kaki Yesus. Secara simbolis, tindakan itu menggambarkan pengurapan jenazah Yesus kelak. Maria melambangkan pribadi yang penuh kasih dan murah hati. Yudas? Ia adalah sosok licik yang suka melontarkan alasan mulia untuk menutupi perbuatan jahat.

Johannes Jarot Hadianto



Share on Facebook || Share on Twitter
Berita Lainnya
Full Site